Resume Jurnal "Evaluasi permainan edukatif untuk mempromosikan pembelajaran mandiri guru prajabatan pembelajaran yang diatur sendiri"

 



Evaluasi permainan pendidikan "Regulatia" bertujuan untuk mempromosikan pembelajaran mandiri (SRL) di antara guru pra-jabatan. Game ini membenamkan pemain dalam kerajaan bawah laut di mana mereka harus menavigasi berbagai tantangan sambil menerapkan strategi SRL. Studi ini melibatkan 31 guru pra-jabatan dari sebuah universitas di Jerman Barat Daya, yang memberikan umpan balik berharga tentang kegunaan dan efektivitas game.

Temuan utama dari evaluasi menyoroti kekuatan dan kelemahan Regulatia. Peserta memuji konten game yang menarik dan kesempatan untuk refleksi diri. Banyak yang mencatat bahwa permainan ini secara efektif menggabungkan pembelajaran dengan kesenangan, yang meningkatkan motivasi mereka untuk terlibat dengan topik psikologis. Unit pembelajaran terstruktur dan berbagai tugas juga diterima dengan baik, karena memfasilitasi pemahaman yang komprehensif tentang materi.

Namun, beberapa area untuk perbaikan diidentifikasi. Kelemahan yang paling sering disebutkan adalah ruang lingkup dan kompleksitas permainan, dengan peserta mengungkapkan bahwa informasi yang disajikan seringkali luar biasa dan sulit dicerna. Kekhawatiran muncul tentang desain grafis, yang menurut beberapa orang terlalu sederhana atau kekanak-kanakan, mengurangi keseriusan konten pendidikan. Masalah teknis, seperti masalah penskalaan dan malfungsi suara, juga dilaporkan, yang menghambat pengalaman keseluruhan.

Peserta menyoroti perlunya instruksi dan mekanisme umpan balik yang lebih jelas dalam permainan. Banyak yang merasa bahwa instruksi terkadang tidak jelas, sehingga sulit untuk memahami tugas-tugas yang ada. Selain itu, umpan balik yang diberikan setelah latihan dipandang tidak mencukupi, dengan beberapa peserta menginginkan penjelasan yang lebih rinci untuk jawaban yang salah. Kurangnya indikator kemajuan dan ketidakmampuan untuk meninjau kembali level yang diselesaikan juga dicatat sebagai kelemahan yang signifikan.

Terlepas dari tantangan ini, permainan ini menunjukkan potensi sebagai alat untuk meningkatkan SRL di antara guru pra-jabatan. Desain tersebut mendorong peserta didik untuk merefleksikan kinerja mereka dan terlibat dengan konten secara aktif, menumbuhkan rasa tanggung jawab atas pembelajaran mereka. Struktur permainan memungkinkan eksplorasi mandiri, yang sangat penting untuk mengembangkan keterampilan pengaturan diri.

Kesimpulannya, sementara Regulatia menunjukkan janji dalam mempromosikan pembelajaran yang diatur sendiri, mengatasi kelemahan yang diidentifikasi akan sangat penting untuk iterasi di masa depan. Peningkatan dalam desain grafis, instruksi yang lebih jelas, dan mekanisme umpan balik yang ditingkatkan dapat secara signifikan meningkatkan pengalaman pengguna dan efektivitas pendidikan game. Wawasan yang diperoleh dari evaluasi ini akan sangat berharga dalam menyempurnakan Regulatia untuk lebih memenuhi kebutuhan guru prajabatan dan meningkatkan perjalanan belajar mereka. (oleh:Nadia Ma'rufah Aura Aisyah)

Komentar